Yakin
Meneguhkan keyakinan dalam menjalankan perjuangan, pendidikan, pengabdian, dan tugas organisasi.
Wadah pengaderan, tempat belajar, mengabdi, berproses, dan menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda Islam di lingkungan pendidikan NWDI.
IPNWDI menghimpun para pelajar yang menempuh pendidikan pada jaringan madrasah atau sekolah di bawah naungan NWDI.
IPNWDI merupakan singkatan dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah dan menjadi salah satu badan otonom yang menghimpun para pelajar di jaringan pendidikan NWDI.
Wadah kaderisasi dan aktualisasi generasi muda Islam.
Organisasi ini menghimpun para pelajar, khususnya yang menempuh pendidikan di jaringan madrasah atau sekolah di bawah naungan organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).
IPNWDI berakar dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) yang didirikan oleh pahlawan nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 19 Februari 1960.
Dalam perkembangannya, seiring berdirinya NWDI sebagai organisasi kemasyarakatan yang independen secara hukum sejak 2021, wadah bagi pelajar di bawah naungan NWDI menggunakan nama IPNWDI.
Perjalanan IPNWDI tidak terpisahkan dari sejarah panjang perkembangan pendidikan Islam yang diinisiasi oleh Maulana Syeikh.
TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid mendirikan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) khusus untuk murid laki-laki di Pancor, Lombok Timur.
Didirikan Madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) khusus untuk murid perempuan. Kedua madrasah menjadi cikal bakal sistem pendidikan formal modern pertama di Lombok.
Untuk mengoordinasi jaringan madrasah yang tumbuh pesat, didirikan organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Wathan (NW).
Maulana Syeikh secara resmi mendirikan Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) di Pancor untuk menghimpun kekuatan para pelajar madrasah yang semakin berkembang.
Di bawah kepemimpinan cucu pendiri NW, TGB. Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A., NWDI didirikan sebagai organisasi kemasyarakatan yang mandiri dan berbadan hukum resmi.
Trilogi perjuangan menjadi doktrin yang ditanamkan kepada setiap kader IPNWDI sebagai pedoman dalam langkah perjuangan dan pengabdian.
Meneguhkan keyakinan dalam menjalankan perjuangan, pendidikan, pengabdian, dan tugas organisasi.
Mengabdi dengan ketulusan, tanpa mendahulukan nama besar, popularitas, atau jabatan.
Menjaga kesinambungan perjuangan dan pengabdian dengan keteguhan dalam menghadapi perubahan zaman.
IPNWDI diposisikan sebagai "laboratorium" pertama pembentukan karakter generasi muda di lingkungan pendidikan NWDI.
Kader diarahkan menjadi pribadi yang memiliki wawasan ilmu pengetahuan luas.
Membentuk sikap mendengar dan taat kepada instruksi organisasi.
Menumbuhkan semangat mengabdi demi kemajuan agama dan bangsa.
Berpegang pada Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan mengikuti paham Ahlussunnah wal Jama'ah dan mengamalkan fikih Mazhab Imam Syafi'i.
IPNWDI memiliki hierarki organisasi yang runut untuk mengoordinasi anggota dan menggerakkan kader pada setiap tingkatan.
Struktur IPNWDI berada dalam hubungan organisatoris dengan struktur NWDI dan memiliki kepemimpinan sendiri pada tingkat pelajar.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPNWDI. Bertanggung jawab menakhodai arah gerak organisasi pelajar pada tingkat nasional dan melakukan konsolidasi dengan pengurus daerah.
Fokus IPNWDI menyasar pembinaan generasi muda melalui kaderisasi, kajian keislaman dan ke-NWDI-an, serta penguatan literasi digital.
Penyelenggaraan latihan kepemimpinan siswa dan orientasi keorganisasian bagi santri baru di madrasah-madrasah NWDI.
Memastikan para pelajar memahami sejarah perjuangan pahlawan nasional Maulana Syeikh, mencintai tanah air, serta memahami dasar-dasar akidah yang lurus.
Mengembangkan minat dan bakat pelajar di bidang teknologi komunikasi guna menghadapi tantangan modernisasi tanpa kehilangan jati diri santri.
"Pokoknya NWDI, Imannya NWDI, Islamnya NWDI, lillahita'ala, Fastabiqul Khairat!"