Badan Otonom Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah

PEMUDANWDI

Barisan kepemudaan pada fase usia produktif pasca-kampus: kekuatan penggerak dakwah, pengawal perjuangan, sekaligus ruang pembinaan pemuda agar bermental, berfisik, dan berspiritual kuat dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama'ah dan NKRI.

1975

Akar Perjuangan

3 Juli 1975 • Pancor, Lombok Timur

Didirikan atas restu dan inisiasi langsung Almaghfurlah Maulana Syeikh, dengan nama awal Pemuda Nahdlatul Wathan (Pemuda NW).

01 — Akar Sejarah

Dari Barisan Perjuangan
Menuju Organisasi

Energi pemuda telah digerakkan jauh sebelum pelembagaan formalnya. Jejak itu kemudian memperoleh bentuk organisasi pada masa Orde Baru.

46

Jejak perjuangan sebelum 1975

Jauh sebelum secara formal dilembagakan sebagai organisasi kepemudaan, energi dan barisan pemuda srikandi/santri putra telah digerakkan oleh pendiri, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, sejak masa pergerakan kemerdekaan dan penyerangan markas NICA pada 1946.

“Pemuda menjadi kekuatan yang bergerak ketika perjuangan membutuhkan tenaga, keberanian, dan kedisiplinan.”
3 JULI 1975Organisasi pemuda resmi berdiri di Pancor, Lombok Timur.
NAMA AWALPemuda Nahdlatul Wathan (Pemuda NW).
TUJUAN AWALPembinaan mental, fisik, spiritual, ideologi Aswaja, nasionalisme NKRI, dan benteng perjuangan ormas induk.
02 — Karakter Gerakan

Barisan yang
Turun ke Lapangan

Selama puluhan tahun, Pemuda NW dikenal melalui fungsi taktisnya di tengah jamaah dan dalam berbagai agenda organisasi.

PENGAWAL JAMAAH & ULAMA

Pemuda NW mendisiplinkan kader militannya melalui barisan pengamanan siber dan lapangan. Mereka berada di barisan terdepan dalam menjaga keselamatan para Tuan Guru saat safari dakwah.

PENGGERAK HARI BESAR

Dalam pengajian umum, perayaan HULTAH (Hari Ulang Tahun) madrasah di Pancor, hingga kegiatan sosial, Pemuda NW bertindak sebagai panitia pelaksana lapangan yang mengondisikan massa jamaah berjumlah puluhan ribu.

03 — Babak Transformasi
23.03.2021

Pemuda NWDI

Sejarah mencatat babak baru legalitas hukum organisasi pada 23 Maret 2021. Ketika ormas induk menegaskan legalitasnya menjadi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di bawah kepemimpinan TGB, banom kepemudaan ini secara otomatis menyesuaikan namanya menjadi Pemuda NWDI.

Perubahan nama tidak memutus akar perjuangan. Pemuda NWDI tetap mewarisi sejarah panjang, ruh perjuangan, serta garis waktu historis yang telah dibangun sejak 1975 di bawah bimbingan Maulana Syeikh.

04 — Etape Kepemimpinan

Tiga Etape,
Tiga Corak Gerakan

Setiap kepemimpinan membawa kebutuhan zamannya: penataan hukum, stabilitas transisi, hingga ekspansi modern dan kemandirian.

01

H. Abdul Kabir, SH., MH.

Legal-Akademis & Birokrasi Tertib

Sebagai pakar hukum sekaligus Pembantu Rektor I IAIH NW Pancor, beliau membawa pendekatan terstruktur, formal, dan taat asas. Organisasi dipandang sebagai institusi hukum yang membutuhkan tata kelola administrasi kokoh.

  • Institusionalisasi kampus sebagai laboratorium kaderisasi intelektual.
  • Penertiban SK, yurisdiksi kepengurusan, dan konstitusi organisasi.
  • Penguatan dialog hukum dan mazhab organisasi.
02

Dr. M. Halqi

Transformasional-Konsolidatif

Muncul pada fase krusial transisi legalitas 2021. Fokus kepemimpinannya menjaga stabilitas mental kader, meredam polarisasi, dan menanamkan narasi perdamaian (islah) di akar rumput.

  • Penjaga gawang ideologis pasca-perubahan nama.
  • Mengawal perubahan AD/ART badan otonom pemuda.
  • Mempercepat konsolidasi hingga 13 Pengurus Wilayah provinsi pertama.
  • Memulai literasi digital pemuda.
03

Ustadz H. Muhammad Rifki Faraby, B.Comm.

Modern-Progresif & Teknokratis

Lulusan luar negeri dengan gaya dinamis, taktis, result-oriented, dan ramah terhadap kultur mahasiswa/pemuda Gen Z. Pemuda NWDI diarahkan menjadi organisasi modern berskala nasional yang profesional namun tetap berlandaskan moral kesantrian.

  • Definitifisasi struktural secara ekspansif.
  • Kemandirian finansial melalui ekonomi kreatif, UMKM, dan usaha kader.
  • Akselerasi poros DKI Jakarta dan jejaring OKP nasional.
  • Aktif pada perdamaian, Washatiyyah, dan isu kemanusiaan global.
NOW

Gerak Pemuda di Era Modern

KEPEMIMPINAN NASIONAL

Saat ini Pimpinan Pusat (PP) Pemuda NWDI dipimpin secara nasional oleh Ustadz H. Muhammad Rifki Faraby, B.Comm., putra dari TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A.

KONSOLIDASIMusyawarah daerah dan cabang dari tingkat wilayah hingga kecamatan untuk merekrut ketua pemuda yang berintegritas.
EKONOMIUMKM, kewirausahaan, adaptasi teknologi informasi, dan kemandirian ekonomi pemuda.
SYIARMedia sosial sebagai ruang menyebarkan Tawasuth/Washatiyah, meredam polarisasi, dan menjaga keutuhan bangsa.
05 — Ikhtisar

Jejak Kepemimpinan
dan Kaderisasi

PemimpinPendekatan UtamaFokus EksekusiKarakter Kader
H. Abdul Kabir, SH., MH. Legalistik-Akademis Tertib hukum organisasi, regulasi, dan basis perguruan tinggi. Taat aturan, tertib birokrasi, dan cakap hukum.
Dr. M. Halqi Transformasional-Konsolidatif Stabilitas pasca-transisi, manajemen konflik, dan penguatan 13 PW awal. Dewasa menyikapi perubahan, sejuk, dan loyal ideologi.
H. M. Rifki Faraby, B.Comm. Modern-Progresif & Teknokratis Definitifisasi nasional, digitalisasi instrumen, dan kemandirian ekonomi. Milenial/Gen Z yang profesional, melek teknologi, dan mandiri secara finansial.

BARISAN MUDA,
GERAKAN BERKELANJUTAN.

Dari akar Pemuda NW sejak 1975 hingga transformasi menjadi Pemuda NWDI pada 2021, gerakan ini membawa warisan perjuangan ke dalam tantangan zaman baru: organisasi yang tertib, kader yang matang, dakwah yang sejuk, teknologi yang cerdas, dan pemuda yang mandiri.

↑