Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.
1968
Biografi Tokoh • Pancor • NTB

Dr. Ir. Hj.
Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.

Akademisi Pelopor, Pengukir Sejarah Emansipasi Politik, dan Penjaga Estafet Muslimat NWDI
AKADEMISIPEMIMPINMUSLIMAT NWDI
01
BAB I

Silsilah Agung dan Tarikan Napas Perjuangan Pancor

1. Cucu Pertama Sang Waliullah

Sejarah kemajuan peradaban Islam dan politik modern di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak akan pernah bisa dilepaskan dari nama Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. Beliau lahir di Pancor, Kabupaten Lombok Timur, pada tanggal 29 November 1968. Kelahirannya membawa kegembiraan yang luar biasa di lingkungan santri Bermi, Pancor, karena beliau merupakan cucu kandung pertama (tertua) dari ulama legendaris, Waliullah, sekaligus Pahlawan Nasional asal NTB, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid (Maulana Syaikh).

2. Didikan Dua Pilar: Hukum dan Dakwah

Sitti Rohmi tumbuh besar dari rahim emas putri sulung Maulana Syaikh, yaitu Ummi Hj. Siti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid, S.Ag., dan ayahandanya, H. M. Djalaluddin, S.H. Kombinasi pengasuhan dari seorang ibu yang merupakan ulama perempuan karismatik serta ayah yang berlatar belakang ahli hukum membentuk karakter Sitti Rohmi menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, dan taat beragama sejak dini. Sebagai anak sulung dari enam bersaudara, beliau memikul tanggung jawab moral menjadi teladan bagi adik-adiknya, termasuk Dr. TGB. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A. (Tuan Guru Bajang), yang di kemudian hari menjadi tokoh ulama dan pemimpin nasional.

02
BAB II

Jejak Akademik dan Mendobrak Batas Logika Teknologi

1. Merantau ke Tanah Jawa Mengejar Logika Komputer

Sejak masa kanak-kanak hingga remaja, Sitti Rohmi menempuh pendidikan umum di Ibu Kota Provinsi NTB, yakni Mataram. Beliau menamatkan pendidikan di SDN 3 Mataram (1981), dilanjutkan ke SMPN 2 Mataram (1984), dan lulus dari SMAN 1 Mataram (1987). Setamat SMA, kecerdasan akademiknya yang menonjol di bidang eksakta menuntunnya mengambil keputusan berani untuk merantau ke tanah Jawa.

Sitti Rohmi memilih jurusan yang sangat tidak lazim bagi kaum perempuan asal Lombok di era 1980-an, yaitu Teknik Informatika di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Di kampus teknik yang didominasi oleh kaum laki-laki tersebut, beliau mengasah ketajaman berpikir logis, pemecahan masalah secara terstruktur, dan adaptasi teknologi informasi. Beliau berhasil meraih gelar Insinyur (Ir.) pada tahun 1992.

2. Haus Ilmu: Menuntaskan Doktor Manajemen Pendidikan

Meski berlatar belakang ilmu teknologi, jiwa pengabdiannya kepada dunia pendidikan membuat Sitti Rohmi terus memperdalam kapasitas keilmuannya. Beliau melanjutkan studi Pascasarjana (S2) dan meraih gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) di bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta (2010–2012).

Tidak berhenti di sana, beliau membuktikan komitmen akademiknya dengan meraih gelar tertinggi Doktor (Dr.) dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada kurun waktu 2013–2016. Kombinasi ilmu informatika dan manajemen pendidikan makro inilah yang membentuk beliau menjadi seorang pemimpin dengan gaya manajerial yang presisi dan visioner.

1981SDN 3 MATARAM
Pendidikan dasar
1992ITS SURABAYA
Insinyur Teknik Informatika
2010–2016UNS → UNJ
Magister & Doktor
03
BAB III

Kiprah Profesional dan Dedikasi Menara Gading Pendidikan

1. Menembus Industri Pertambangan Global

Setelah menyandang gelar insinyur dari ITS, Sitti Rohmi sempat memasuki dunia profesional korporat. Beliau meniti karier di industri pertambangan emas dan tembaga multinasional, PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT). Di perusahaan dengan standar etos kerja internasional tersebut, beliau dipercaya menduduki posisi strategis sebagai General Foreman. Pengalaman empiris di dunia korporat ini menanamkan jiwa kepemimpinan manajerial, kedisiplinan, serta kemampuan bernegosiasi yang kuat dalam diri beliau.

2. Pulang Kampung Membangun Universitas Hamzanwadi

Panggilan nurani untuk mengabdi pada tanah kelahiran dan melanjutkan perjuangan sang kakek akhirnya membuat Sitti Rohmi melepas karier mapannya di dunia pertambangan. Beliau pulang ke Pancor dan mendedikasikan hidupnya untuk memimpin Universitas Hamzanwadi sebagai Rektor.

Di bawah tangan dinginnya, Universitas Hamzanwadi bertransformasi dari sebuah sekolah tinggi daerah menjadi salah satu universitas swasta terbesar, paling progresif, dan terakreditasi baik di Nusa Tenggara Barat. Beliau memperluas akses beasiswa, memodernisasi laboratorium berbasis teknologi informasi, serta mencetak puluhan ribu sarjana kependidikan yang menjadi pilar utama kemajuan literasi masyarakat di pulau seribu masjid.

04
BAB IV

Goresan Tinta Emas Sejarah Politik dan Birokrasi NTB

1. Mengasah Kepemimpinan di Parlemen

Langkah awal Sitti Rohmi di panggung politik praktis dimulai dari tingkat lokal. Berbekal basis massa kultural jemaah yang mengakar serta rekam jejaknya sebagai akademisi tepercaya, beliau terpilih dan dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur. Posisi ini menjadi laboratorium politik yang krusial bagi beliau untuk memahami seluk-beluk penyusunan regulasi, kebijakan anggaran, serta seni mendengarkan aspirasi masyarakat di akar rumput.

2. Wakil Gubernur Perempuan Pertama dalam Sejarah NTB (2018–2023)

Puncak pembuktian sejarah emansipasi politik Sitti Rohmi terjadi pada Pemilihan Gubernur NTB tahun 2018. Beliau maju sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. Melalui pertarungan politik yang demokratis, pasangan yang populer dengan sebutan "Zul-Rohmi" ini berhasil memenangkan mandat rakyat.

Pada tanggal 19 September 2018, bertempat di Istana Negara, Jakarta, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi melantik Sitti Rohmi Djalilah. Momen pelantikan tersebut mengukir sejarah abadi: Sitti Rohmi menjadi perempuan pertama yang berhasil menduduki jabatan Wakil Gubernur dalam sejarah berdirinya Provinsi Nusa Tenggara Barat.

FOKUS KEBIJAKAN UTAMA "ZUL-ROHMI"
01

POSYANDU KELUARGA

Revitalisasi poskesdes menjadi pusat edukasi kesehatan ibu, anak, remaja, dan lansia.

02

NTB ZERO WASTE

Gerakan pengelolaan sampah berbasis komunitas dan pelestarian lingkungan hidup makro.

03

BEASISWA NTB

Mengirimkan ribuan anak muda NTB kuliah ke luar negeri (Eropa, Asia, Amerika).

05
BAB V

Khidmat Sang Penjaga Marwah Muslimat NWDI

Di luar karier birokrasi dan pemerintahan, Sitti Rohmi memikul tanggung jawab besar sebagai pewaris sanad gerakan perempuan yang dirintis oleh ibundanya, Ummi Rauhun. Saat ini, beliau mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).

Dalam perannya sebagai pucuk pimpinan Muslimat NWDI, Sitti Rohmi bergerak dinamis ke berbagai pelosok nusantara. Beliau tidak hanya melantik kepengurusan di tingkat wilayah dan cabang, melainkan aktif turun ke majelis-majelis taklim untuk menyuarakan pesan-pesan strategis. Beliau konsisten menekankan bahwa kader Muslimat NWDI harus menjadi wanita yang mandiri secara ekonomi, cerdas secara intelektual, namun tetap kokoh menjaga tradisi luhur kepesantrenan dan akhlakul karimah yang diwariskan oleh Al-Magfurulah Maulana Syaikh.

06
BAB VI

Kehidupan Pribadi dan Karakter Kepemimpinan

1. Keluarga Harmonis

Di balik kesibukannya yang padat sebagai pejabat publik dan tokoh ormas, Sitti Rohmi adalah seorang istri dan ibu yang penuh kasih sayang. Beliau menikah dengan H. Khairul Rizal, S.T., M.Kom., seorang akademisi, praktisi teknologi, sekaligus politikus yang selalu bertindak sebagai pilar pendukung utama karier perjuangannya. Dari pernikahan yang harmonis ini, mereka dianugerahi tiga orang anak yang juga dididik dengan nilai-nilai agama dan ilmu pengetahuan yang seimbang.

2. Karakter "Ketenangan yang Menggerakkan"

Gaya kepemimpinan Sitti Rohmi dicirikan oleh ketenangan yang berwibawa. Berlatar belakang ilmu eksakta, setiap pidato dan kebijakannya selalu berbasis data yang terukur dan logis. Beliau dikenal sebagai negosiator yang santun namun tegas, memiliki empati yang mendalam terhadap isu-isu perempuan dan anak, serta senantiasa tampil bersahaja di tengah-tengah jemaah. Beliau adalah representasi utuh dari falsafah perjuangan keluarga besar Pancor: maju bersama ilmu, teguh bersama iman.

✦ ✦ ✦

Ilmu, Pengabdian, dan Estafet Perjuangan

Halaman ini mempertahankan keluasan bahan biografi sumber dan menatanya menjadi perjalanan yang dapat dijelajahi per bagian, dari silsilah, pendidikan, dunia profesional, politik, pengabdian Muslimat NWDI, hingga karakter kepemimpinan.

⌂↑