DOKUMENTASI SEJARAH • PANCOR

MAKNA LAMBANG SATGAS HAMZANWADI

Satgas Hamzanwadi • Pancor • Lombok Timur • Nusa Tenggara Barat

MAKNA LAMBANG SATGAS HAMZANWADI

AD/ART menetapkan lambang Satgas Hamzanwadi berupa Pulau Lombok, di tengahnya terdapat menara, bulan bintang sinar lima di atas menara, dan tulisan Pancor di bawah menara. Lambang tersebut diambil dari lambang yang semasa hayat pendirinya dijadikan hiasan sampul untuk karya monumental Hizib Organisasi NWDI dan Wasiat Renungan Masa.

Tulisan Pancor

Desa lahirnya inspirasi yang diwujudkan dengan perjuangan panjang; sekaligus bentuk terima kasih, pengakuan utuh, rasa cinta dan terima kasih pada negeri dan tumpah darah tempat lahirnya organisasi NWDI, NBDI–NWDI dan Satgas Hamzanwadi.

Pulau Lombok

Simbol kearifan lokal untuk mengayomi kesemestaan, cita-cita dari sebuah lokasi kecil menuju kebesaran negeri, pulau kecil yang memiliki gunung tertinggi secara filosofis.

Tugu

Gambaran harapan mulia untuk mengayomi seluruh alam, melewati Lombok bahkan Gunung Rinjani.

Dua bagian tugu: NWDI dan NBDI

Pesan untuk terus bersatu, “Dwi Tunggal Pantang Tanggal”; NWDI dan NBDI haruslah seiring sejalan untuk kejayaan agama dan bangsa.

Tiga tangga tugu

Yakin – Ikhlas – Istiqomah.

Bulan bintang bersinar lima

Lambang NW pada posisi paling atas dengan dua tingkatan, Rukun Iman dan Islam, untuk dibela dan diperjuangkan.

Makna warna

Coklat: warna tanah, simbol cinta negeri dan keabadian.

Hijau: selamat dunia akhirat.

Garis hitam: keteguhan sikap, komitmen dan keberanian sebagai perisai pembela cita-cita.

Putih/perak: kesucian jiwa; bersama hijau dimaknai sebagai keselamatan dunia akhirat (Islam).